POINT OF VIEW

Just Share

Lapak

Closing Event Essential-HME FTUB with Sabrina Orial, May18 th 2013
At Graha Cakarawala UM, Malang , East Java , ID
IDR 50K (Regular); VIP IDR 150K (Limited)
more..

Setan pun Masuk Masjid

ingat sama salah satu artikel di forum kenamaan indonesia, yang juga cerita masalah ini. 'setan pun masuk masjid' begitulah seingat saya, eits.. ini bukan berarti setan mau tobat, tapi baca dulu deh, begini ceritanya.

dikisahkan ada seorang ahli ibadah yang sedang berada di masjid dan mendapati setan yang sedang berdiam di dalam masjid. sang ahli ibadah bertanya kepada si setan,"ada maksud apa kau berada di sini,setan? apa kau mau bertaubat?" setan menjawab," tidak, aku tak ingin bertaubat.
"lantas, apa yang ingin kau lakukan di dalam masjid ini?" tanya sang ahli ibadah "Aku hanya menjaga sajadah ini," kata setan
"menjaga sajadah? memang apa untungnya kau menjagah sajadah?" tanya sang ahli ibadah
"begini, sajadah ini adalah barang perdaganhan tuanku, seorang pengusaha karpet yang sangat terkenal. aku telah mempengaruhinya untuk membuat sajadah yang seperti aku jaga ini, ya sajadah yang berukuran sangat lebar ini", terang setan
"dari sajadah yang lebar ini aku mempengaruhi sang pemilik sajadah untuk memakainya sendiri sehingga tidak untuk dipakai bersama dengan orang yang di sebelahnya saat ia melakukan shalat berjamaah di masjid. pada saat itulah aku akan masuk di sela-sela mereka untuk mengganggu mereka yang shalat berjamaah." lanjut si setan.
"Astaghfirullahaladzim, Nauduzubillah.. engkau tetap setan yang tidak berubah," kata sang ahli ibadah.
jadi.. dari kisah di atas mestinya kalau kita shalat berjamaah shaf kita harus benar-benar rapat. yah kira-kira kaki kita selebar bahu, sehingga orang yang ada di sebelah kita bisa merapat ke kita dan tidak ada celah lowong untuk dimasuki setan. dan ingat "kesempurnaan shaf kita termasuk kesempurnaan shalat berjamah"

more..

Jaringan Telekomunikasi bukan cuma sekedar "sambung kabel"

ngomong-ngomong jaringan terutama jaringan telekomunikasi, mungkin banyak orang berpikir bukan hal yang susah, mengapa? yah.. lihat sendiri lah.. yang paling sederhana ya orang pasang kabel LAN. kelihatannya mudah memang, cuma sambung-sambung kabel dari router/switch ke LAN card pc atau ke access point. Akan tetapi untuk performansinya, belum bisa dibuktikan kalau jaringan itu baik atau tidak.
dan banyak yang dipelajari waktu saya ambil mata kuliah jaringan telekomunikasi di semester 6 lalu. ternyata jaringan itu nggak sesederhana yang bayangkan seperti yang saya tuliskan di awal coretan ini. nggak sederhana karena kalau berkaitan dengan performansinya atau kinerja jaringan, kita bener-bener memperhitungkan rugi-rugi perangkatnya, seperti rugi-rugi ohmik, suhu, dan sebagainya.
kita juga harus memperhitungkan alokasi bandwidth untuk setiap pengguna. ini dimaksudkan agar setiap penguna dapat menikmati internet dengan kecepatan yang selalu konstan berapapun jumlah penggunanya (kecuali kalau nanti penggunanya bener-bener melebihi perkiraan pas penghitungan lho ya..).
juga dihitung throughput atau banyak paket data yang benar yang sampai ke penerima untuk memastikan kualitas jaringan yang kita bangun.dari throughput yang sudah kita hitung (yang tentu saja untuk nilai-nilai probabilitasnya kita perkirakan juga)dapat diperkirakan berapa paket data yang berhasil sampai ke penerima. jadi, jaringan bukan cuma 'pang ping pang ping' server aja kalau punya masalah., tapi juga kinerja jaringannya bagaimana,perangkatnya gimana, dan hal-hal teknis yang lain juga bagaimana. sehingga kita bisa segera mengetahui masalah pada jaringan yang kita bangun dan cepat memperbaikinya.
more..